Senin, 29 Oktober 2012

FGD Pengusaha Warnet & Pelajar


SAROLANGUN - Seringnya warung internet (warnet) dijadikan tempat tongkrongan bagi pelajar yang bolos sekolah, tempat mesum dan beroperasi 24 jam, membuat para orang tua menjadi resah. Bahkan menimbulkan gangguan kamtibmas. Mengatasi hal tersebut, Kamis (3/5) kemarin Kapolsek Kota Sarolangun, AKP Suharta, bersama Camat Sarolangun Saifullah, Kepala BPPTSP H Lukman dan pengusaha warung internet (warnet) yang ada di Kota Sarolangun, bertempat di ruang Aula Polsek Kota Sarolangun mengelar focus group discussion (FGD).

Setelah mendapat arahan dan penjelasan panjang lebar dari Kapolsek Kota Sarolangun, AKP Suharta, bersama Camat Saifullah dan H Lukman Kepala BPPTSP Sarolangun, akhirnya pertemuan itu mendapat empat kesepakatan. Yakni, pengelola memberikan pengamanan barang milik pemain, tidak membuat sekat-sekat kamar tertutup dan buka hanya sampai pukul 01.00 WIB kecuali hari libur. Melarang pelajar di warnet pada jam belajar.

‘’FGD dihadiri 60 peserta dari unsur pengelola warnet dan para pelajar," ujar Kapolres Sarolangun AKBP Satria Adhi Permana melalui Kapolsek Kota Sarolangun, AKP Suharta. Ia berharap dengan adanya pelaksanaan FGD bersama para pengusaha warnet dan dihadiri pelajar setingkat SLTA diharapkan pengelola warnet turut bertanggung jawab moral dengan dampak negatif operasional 24 jam nonstop warnet.

‘’Para pengelola warnet akhirnya setuju dan membuat empat kesepakatan dan mengerti apa dampak dari membuka 24 jam nonstop warnet mereka yang bisa timbulkan gangguan kamtibmas," ujar Suharta. Selama ini, tambahnya, pihaknya sendiri juga sering mengamankan para pelajar yang bolos dari jam pelajaran. Selain itu juga sering mendapat laporan dari masyarakat dan pihak sekolah. Serta adanya motor pengunjung warnet yang dicuri karena tidak terjamin keamanannya oleh pemilik warnet yang tidak menyediakan tempat parkir yang aman.

Bahkan saat ini Polsek Kota juga bekerjasama dengan pihak sekolah seperti SMAN 1 Sarolangun dalam hal menjauhkan para pelajar dari persoalan kriminalitas dan kenakalan pelajar lainnya. ‘’Pihak sekolah juga bekerjasama dengan kita dan sangat mendukung. Seperti kegiatan yang kita lakukan di SMAN 1 Sarolangun baru ini sosialisasi mengenai narkoba dan soal kriminal dan kenakalan pelajar," kata Kapolsek. (Reporter: Luncai Hendri)
 Sumber :Metro Jambi

Tidak ada komentar:

Posting Komentar